Oleh Rina
(Kontributor Media Vivisualiterasi.com)
Vivisualiterasi.com-Tahun 2010 sebelum hijrah, aku mengartikan jilbab sama dengan kerudung. Karena sudah kebiasaan maka aku pun latah menyebut kerudung dengan sebutan jilbab, padahal itu sangat berbeda.
Tahun 2013, pertama kuliah lihat dua orang akhwat pakaiannya berbeda denganku. Waktu itu aku mengenakan rok dan baju lengan panjang ditambah kerudung pendek. Mereka pakaiannya sopan, rapi, mereka berdua mengenakan gamis, kerudungnya besar dan tak lupa kaos kaki juga dikenakan.
Aku dekati mereka, kuajak mereka ngobrol dan selesai ngobrol akhirnya aku pun memutuskan ikut bergabung ke organisasi mereka.
Singkat cerita, di sana dijelaskan apa itu jilbab, apa itu kerudung, kenapa sih kita harus menutup aurat? Alhamdulillah penjelasannya kena banget di hati.
Dari sana kudapati pemahaman bahwa jilbab dan kerudung itu berbeda. Ternyata pemahamanku terbalik. Selama ini yang kumaksud jilbab ya kerudung dan kerudung ya jilbab.
Nah, di sini akan menjelaskan jilbab dan kerudung.
Jilbab
Jilbab ialah baju kurung yang menjulur sampai ke kaki, longgar tidak ketat, tidak nerawang (tidak tipis) biasanya dipakai setelah kita pakai baju rumahan.
Selain untuk menutupi aurat, jilbab juga untuk menjaga pandangan seorang muslimah agar tetap berperilaku baik sesuai kaidah agama. Yang dimaksud menjaga pandangan disini adalah bagaimana wanita menjaga akhlaknya untuk tidak melakukan sesuatu yang di luar syariat agama Islam.
Fungsi jilbab juga pengingat diri ketika ingin bermaksiat. Dari sinilah, kita kembalikan lagi fungsi jilbab dan untuk apa kita mengenakan jilbab. Maka secara otomatis kita pun tidak langsung melakukan apa yang dilarang Allah.
Yuk kita lihat firman Allah Swt. mengenai jilbab, yang artinya:
"Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang".” (QS. al-Ahzab: 59)
Shalihah, perintah berjilbab langsung dari Allah, dan di sana juga dikatakan “agar kita tidak diganggu” Ma syaa Allah, bagaimana Islam menjaga perempuan dengan memerintahkan muslimah untuk memakai jilbab.
Kerudung/Khimar
Kain yang menutup kepala, rambut, leher, telinga dan kerudung dijulurkan sampai ke dada. Jika kerudungnya panjang sampai ke pinggang, bahkan ke lutut tidak apa-apa. Jauh lebih bagus juga, agar saat beraktivitas tidak tersingkap.
Tapi ingat ya, shalihah, saat naik motor harus diperhatikan kerudung dan jilbabnya jangan sampai kerudung kita berkibar-kibar tertiup angin dan menganggu pengguna jalan.
Syarat-syarat Kerudung
Terlalu tipis (nerawang), tidak ketat (membentuk telinga leher), dan tidak punuk unta. Punuk unta ialah rambut yang diikat tinggi-tinggi dan membentuk ketika kerudung dikenakan. Yuk kita simak hadisnya,
"Ada dua golongan ahli neraka yang aku belum pernah melihatnya. Pertama. golongan yang membawa cambuk yang seperti ekor sapi dimana dengan cambuk tersebut mereka mencambuki orang-orang. Kedua, golongan perempuan yang berpakaian tetapi telanjang, yang cenderung (tidak taat kepada Allah) dan mengajarkan orang lain untuk meniru perbuatan mereka. Kepala-kepala mereka seperti punuk-punuk unta yang miring, dan mereka tidak akan masuk surga dan tidak mencium baunya. Padahal sungguh bau surga akan tercium dari jarak perjalanan seperti ini seperti ini (jarak yang jauh)." (HR. Muslim)
Fungsi kerudung pun sama sebagai pengingat diri ketika diri kita melakukan maksiat, kerudung ibarat alarm agar diri kita selalu ingatkan ketika akan melakukan hal-hal yang dilarang agama, kerudung pun ada di dalam Al-Qur'an Surah an-Nur ayat 31 yang artinya,
"...Katakanlah kepada wanita yang beriman, “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita…” (QS. an-Nur: 31)
Gimana shalihah sudah dibaca? Alhamdulillah kalau sudah dibaca gimana jelaskan kerudung/khimar adalah perintah Allah, yang mana semua itu untuk kebaikan kita sebagai muslim. Sudah tahu 'kan perbedaan keduanya? Jadi, kita tak salah dalam penyebutan jilbab dan kerudung.
Wallahu'alam bishawab.[NFY]
0 Komentar